Living in the Land of Natural Disasters

Indonesia merupakan Wilayah yang dibentuk dari pertemuan 3 lempeng tektonik besar, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Batas pertemuan lempeng ini menghasilkan 150 rentetan gunung api aktif (ring of fire) yang memanjang dari pulau Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, hingga Sulawesi (Gambar 1). Disatu sisi kondisi ini membuat nusantara kaya akan sumberdaya alam, namun … Continue reading Living in the Land of Natural Disasters

Advertisements

The Awakening of Krakatoa

A lesson learned from Banten-Lampung Tsunami Kata tsunami adalah serapan dari bahasa Jepang (tsunami): tsu berarti pelabuhan, dan nami berarti gelombang (sumber: Encyclopaedia Britanica). Nama ini berasal dari para nelayan Jepang, yang mengamati bahwa kapal-kapal dan bangunan di pelabuhan rusak akibat fenomena ini sekalipun mereka tidak merasakan gelombang besar ketika berada di laut lepas (sumber: … Continue reading The Awakening of Krakatoa

The New Era of National Oil and Gas Industry

Beberapa tahun terakhir, fenomena bisnis seperti perusahaan sebesar Nokia yang sempat merajai pasar ponsel dunia tiba-tiba menghilang, produknya tergusur, dan tak lagi diminati pasar. ┬áSelain itu dari sektor technology dan transportasi, Kita juga bisa melihat bagaimana bisa perusahaan seperti Gojek yang tidak memiliki asset kendaraan, namun memiliki nilai valuasi sebesar Rp. 54 triliun (Techin Asia, … Continue reading The New Era of National Oil and Gas Industry

Catatan Perjalanan: Formasi Walat dan Formasi Bayah

Setelah lama tidak piknik, akhirnya weekend kemarin aku piknik juga. Meskipun tidak sepenuhnya piknik, karena disana juga dalam rangka fieldwork, tapi karena aku enjoy sama yang namanya fieldwork, jadilah kuanggap piknik saja perjalanan kemarin itu. Formasi Walat Lokasi pertama yang dikunjungi adalah outcrop Formasi Walat. Kami melakukan pengamatan singkat di area ini, mengukur perlapisan, mendeskripsi … Continue reading Catatan Perjalanan: Formasi Walat dan Formasi Bayah

Metamorfosa

Ini bukan soal mengubah ulat menjadi kupu-kupu, akan tetapi filosofinya mirip, yaitu mengubah suatu hal dari yang kurang cantik (ulat) menjadi sesuatu yang indah dan menarik (kupu-kupu). Hal itulah yang kami lakukan untuk konsep eksplorasi migas di lapangan kami, yaitu mengubah batuan dasar (basement) yang dulunya tidak dilirik menjadi target reservoir yang menarik. Selain itu … Continue reading Metamorfosa

Hobi yang Meng(hasil)asyik-an

Gunung Bromo batuk-batuk sehingga penerbanganku harus dipindah ke Surabaya, sebuah kejadian yang pada akhirnya memberikanku suntikan inspirasi baru. Bersama dengan 3 orang peserta workshop lain, aku memesan mobil avanza untuk mengantarkan kami ke bandara Juanda, Surabaya. dan cerita-pun dimulai. Mbak Mawar (bukan nama sebenarnya) dengan kehebohannya membuat perjalanan 3 jam ini menjadi menyenangkan. Ibu muda … Continue reading Hobi yang Meng(hasil)asyik-an