Catatan Perjalanan: Bandung (Kampus UNPAD)

Pukul 05.00 WIB Pak Edi sudah tiba dan siap mengantarkanku ke Bandung. Pagi itu, sabtu 23 April 2016 aku menuju kampus UNPAD untuk bersilaturahmi. Berbeda dari kunjungan-kunjungan kampus sebelumnya, kali ini aku tidak lagi mengenakan celana jeans dan polo shirt, untuk menghormati acara resmi tersebut aku akhirnya mengenakan setelan jas biar terlihat lebih resmi, karena selain berjumpa dengan mahasiswa, aku juga akan satu panggung dengan salah seorang idola-ku, Prof.Koesoemadinata.

Aku tiba agak telat karena terjebak macet di pintu tol Pasteur, sepertinya sedang ada acara pertemuan kader partai golkar. Tiba pukul 09.15 WIB, Prof. Koesomadinata sudah memulai kuliahnya, dan aku dipersilahkan panitia (Kevin Muster namanya, salah seorang mahasiswa yang berprestasi di geologi UNPAD) untuk duduk dibaris terdepan. Senang sekali rasanya melihat Prof.Koesoemadinata masih bersemangat untuk berbagi ilmu dengan mahasiswa, akupun menyimak kuliahnya dengan seksama, sebagai geologist paling berpengaruh di Indonesia tentunya ada banyak sekali ilmu dan pengalaman beliau dalam puluhan tahun karir geologist-nya.

Prof.Koesoemadinata in action

Prof.Koesoemadinata in action

Setelah coffe break, tiba giliranku untuk berbagi cerita dengan para audiens, cerita kali ini masih seputar “Basement Fractured Reservoir (BFR)”. Jika tadi Prof.Koesoemadinata menyampaikan landasan teori  BFR, maka aku menyinggung tentang practical approach di dalam evaluasi BFR. Aku memulai cerita tentang sejarah penemuan BFR di seluruh dunia, sehingga kita bisa memetik pelajaran dari sana, lesson from the past. Kemudian dilanjutkan dengan pendekatan praktis dalam mendeteksi keberadaan fractured dari data pemboran, log, core, seismic, dll. Terakhir aku menyampaikan studi kasus evaluasi BFR di lapangan Jawa Barat Utara.

Pak Bagus, Avel, Prof.Koesoema

Momen berharga berikutnya adalah bisa berbincang banyak dengan Prof.Koesoema dan juga Pak Bagus Setiardja (mantan Direktur Hulu Pertamina) pada saat istirahat makan siang. Hari itu, baik Prof.Koesoema maupun Pak Bagus sama-sama memberikan begitu banyak ilmu dan pengetahuan baru buatku, sungguh pengalaman yang sangat berharga.

Coffee break

Coffee break

salam,

yang sedang belajar Geologi

2 Responses to Catatan Perjalanan: Bandung (Kampus UNPAD)

  1. Redho says:

    Kalo satu panggung bareng pak Prof. Koesoemadinata, setelannya harus beda ya bang?😀 mantap bang.
    Semangat terus, semoga jadi Prof. Geologist Indonesia berikutnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: