We Learn Best When We Are Having Fun

tepat pukul 17.30 WIB mobil suzuki AVP datang menjemput saya, di dalamnya mas koko sudah duduk manis disamping pak supir yang sedang bekerja mengendarai mobil supaya baik jalannya. Ternyata sudah sejak pukul 16.00 WIB mas koko duduk disana, dan mobil kami kembali mengitari ibukota untuk menjemput para penumpang lain yang akan berangkat bersama kami ke purwokerto.

detik berganti menit, menit berganti jam, tak terasa sudah lebih dari 3 jam saya dan mas koko duduk manis di mobil itu, barulah sekitar pukul 21.30 WIB mobil kami selesai menjemput semua penumpang dan keluar dari jakarta yang macetnya minta ampun pada malam itu.

Mobil tersebut bermuatan 7 orang penumpang, dan suhu AC yang digunakan sangatlah rendah, sehingga semua penumpang (khususnya saya dan mas koko) menggigil kedinginan. Dalam kondisi suhu yang sangat dingin tersebut, sulit untuk saya memejamkan mata, 2 lapis baju, 1 sweter, dan syal belum cukup kuat untuk menahan tubuh saya dari cengkraman udara dingin tersebut, apalagi mas koko yang waktu itu dengan pede-nya hanya mengenakan kaos biru tipis. akhirnya perjuangan kami-pun berakhir, setelah lebih dari 12 jam berada di dalam mobil, tepat pukul 07.00 WIB, kami tiba di purwokerto, dan dijemput oleh 2 mahasiswa teknik geologi unsoed yang setia menanti kedatangan kami sejak pukul 04.00 WIB, mereka adalah Wiwit dan Uly.

Setelah menghangatkan diri dengan meneguk teh panas dan menyantap sroto khas purwokerto, kami berempat pun melaju ke rumah pakdhe-nya mas koko, tempat dimana kami akan menginap selama 2 hari kedepan.

Setiba disana, kami disambut oleh senyum ramah khas jawa tengah, kue-kue tradisional, dan tentunya tempe mendoan khas purwokerto. Aaaah, firasat saya mengatakan bahwa liburan kali ini akan sangat istimewa. Rumah pakde-nya mas koko ini sangat luas, tentram, dan nyaman, cozy banget pokoknya! Selain halamannya yang bisa untuk main sepakbola (lebay), halaman belakang rumah ini juga punya kolam ikan, sehingga sangat cocok untuk kumpul-kumpul keluarga besar.

SAM_0216

suasana rumah pakdhe di malam hari

Setelah mandi dan merapihkan diri, barulah kami meninggalkan rumah pakdhe menuju kampus teknik geologi unsoed di purbalingga, dan lagi-lagi wiwit dan uly selalu setia mengantar jemput saya dan mas koko. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk menuju kesana, dan akhirnya pada pukul 10.00 WIB kami tiba di kampus geologi unsoed, disana telah ada Pakdhe Rovicky (Ketua IAGI) yang hampir menyudahi kuliah umum dengan tema basic petroleum system. Saya dan mas koko segera merapat ke barisan peserta, akan tetapi panitia mempersilahkan kami untuk duduk di barisan depan, menemani bapak-bapak dosen.

Sabtu (9/3/13) ini, kami dari FGMI (forum geosaintis muda indonesia) dan juga IAGI ( ikatan ahli geologi indonesia) sedang mengadakan acara guest lecture di kampus teknik geologi universitas jendral soedirman. Tampil sebagai pembicara adalah Pakdhe Rovicky (IAGI) yang membawakan materi tentang “basic petroleum system”, serta “exploration-exploitation process in oil and gas industry”. Saya dan Mas Koko (FGMI) kebagian materi tentang “how to be young professional geologist”, serta “one day course: basic well log and subsurface mapping“. Selama dua hari ini kami akan memadatkan materi, memperkenalkan industri hulu migas dari mulai eksplorasi sampai produksi, dan mereka tidak hanya mendapatkan materi, akan tetapi juga langsung praktik membuat well correlation, subsurface mapping, sampai menentukan lokasi pemboran. be an exploration geologist in one day! 

SAM_0198

Pakdhe Rovicky in action

SAM_0200

Spanduk acara studium general and short course by IAGI, FGMI, and HMTG Unsoed

SAM_0199

para peserta sedang serius menyimak materi dari Pakdhe Rovicky

SAM_0205

Pakdhe Rovicky dan Tim Forumatur Seksi Mahasiswa IAGI (SM IAGI) UNSOED. Acara ini juga berbarengan dengan peresmian SM IAGI UNSOED. Kampus geologi UNSOED terpilih menjadi kampus pertama yang mendirikan SM IAGI, serta diresmikan langsung oleh Ketua IAGI

Pukul 13.30 WIB, setelah materi dari Pakdhe Rovicky selesai, serta dilanjutkan dengan ishoma, tibalah giliran saya dan mas koko untuk mengadakan diskusi interaktif dengan para peserta. Jujur, pada awalnya saya dan mas koko bingung mau menyampaikan apa kepada para peserta, karena kami berdua juga tidak menyiapkan slide presentasi untuk disampaikan, ditambah lagi, para peserta tidak cukup aktif pada sesi kuliah sebelumnya.

kami mengawali materi dengan mengatur tempat duduk peserta, mempersilahkan (lebih tepatnya memaksa) mereka untuk mengisi kursi-kursi yang ada didepan (termasuk kursi khusus dosen dan pembicara yang saat itu sudah kosong), mengkondisikan suasana kelas agar lebih rileks dan santai. Karena kami berdua mewakili forum-nya anak muda, maka gaya yang kami bawakan juga sedikit slengek-an, dengan tujuan agar para peserta tidak merasa sedang digurui, karena niat kami disini adalah untuk sharing segala hal yang kami pernah lalui, dengan harapan dapat memberikan inspirasi dan semangat buat mereka.

Materi yang ingin kami sampaikan sebenarnya sangatlah sederhana, dengan menggunakan spidol dan papan tulis, kami menggambarkan “how to be young professional geologist” dengan menggunakan metode mind mapping. Intinya kami hanya menekankan kepada dua hal, yaitu tentang “kemampuan” dan “kesempatan”.

your career is not started after you graduate, your career is starting by now!

Mulai dari detik ini kita harus mempercepat datangnya masa depan, hal yang harus disiapkan adalah kemampuan, mau berkarir dibidang apapun anda nanti, kemampuan harus dipersiapkan dari sekarang. Buktikan kalau anda mampu dan layak untuk mendapatkan apa yang anda inginkan. Jika kemampuan sudah dimiliki, maka hal berikutnya yang menjadi penentu karir anda di masa depan adalah kesempatan. 

Kesempatan itu ada dua jenis, yang pertama adalah kesempatan yang tiba-tiba datang secepat kilat, sehingga anda harus sigap merespon dan menangkap kesempatan tersebut. Jika kesempatan tersebut tidak kunjung datang, maka yang harus dilakukan adalah menciptakan kesempatan itu sendiri. Memperluas networking, perbanyak silaturahmi, aktif di berbagai kegiatan, dan pandai me-market-kan diri anda, sehingga anda mampu untuk menciptakan banyak kesempatan yang akan datang kepada anda.

Dengan gaya yang santai, tidak kaku, dan mengajak para peserta untuk aktif berpartisipasi, akhirnya perlahan suasana kelas mulai menjadi ramai dan seru, para peserta sudah tidak malu lagi untuk mengacungkan tangannya, mengemukakan pendapat, juga bertanya hal-hal yang mereka ingin ketahui. Tidak terasa, ternyata kami sudah melewati waktu yang sudah ditentukan, dan pada pukul 17.15 WIB acara hari ini akhirnya kami sudahi.

One Day Course

Awalnya kami hanya mengagendakan waktu sampai pukul 13.00 WIB untuk short course di hari kedua ini, akan tetapi karena antusiasme para peserta, sehingga dengan senang hati kami memperpanjang acara terakhir ini sampai pukul 17.00 WIB, sehingga tema short course ini kami ganti menjadi one day course.

Tidak seperti hari pertama yang agak kaku, di hari kedua ini para peserta sudah langsung aktif sejak menit pertama acara one day course ini dimulai. Kami mengkondisikan ruangan kelas agar para peserta dapat mengerjakan exercise dengan nyaman, sehingga semua peserta duduk lesehan. Saya mengawali materi hari ini dengan mempresentasikan slide yang sudah saya siapkan tentang basic well log. Para peserta cukup aktif bertanya dan menjawab, sehingga suasana kelas cukup semarak. Saya dan mas koko juga mencoba untuk menjawab dan menjelaskan hal yang agak rumit dengan bahasa-bahasa yang lebih ringan untuk bisa dimengerti peserta.

SAM_0213

Para peserta yang santai menikmati sajian One Day Course dari FGMI. We learn best when we are having fun!

Sekitar pukul 11.00 WIB, exercise pertama-pun dimulai, para peserta kami suguhkan well log untuk mereka deskripsikan litologi batuannya, dan menentukan zona-zona menarik yang bisa menjadi kandidat reservoir target. Setelah selesai, para peserta yang kami bagi menjadi 5 kelompok, mempresentasikan hasil interpretasi mereka di depan kelas. Saya dan mas koko berperan sebagai juri yang menilai presentasi kelompok tersebut. Disini kami tidak hanya menekankan tentang hasil analisis, akan tetapi juga bagaimana cara mempresentasikan hasil kerja, dan juga attitude mereka selama berlangsungnya acara diskusi. Dua hal yang saya sampaikan kepada mereka adalah good attitude, and respect to each other, hal ini sejalan dengan visi dan misi FGMI, bahwa kami tidak hanya fokus terhadap peningkatan kompetensi para anggota, akan tetapi juga fokus terhadap pembangunan karakter.

Tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 17.00 WIB, dan kami harus segera mengakhiri kelas ini, mereka telah melalui 3 jenis exercise, dari mulai well log interpretation, well log correlation, dan subsurface mapping. Di akhir acara saya dan mas koko membagikan hadiah kepada kelompok yang berhasil menjadi juara I,II, dan III. Karena kami masih memiliki 3 hadiah lagi, maka kami memutuskan untuk memberikan kuis cepat-tepat kepada peserta, dan diluar dugaan kami sebelumnya, ternyata para peserta berebut mengangkat tangan ketika soal selesai dibacakan, mereka semua telah berubah, dari yang awalnya malu-malu, sekarang menjadi lebih berani dan kompetitif.

Kami diantarkan pulang ke rumah pakdhe, lalu segera bersiap untuk pulang kembali ke jakarta. Setelah packing, bersih-bersih, dan berpamitan dengan keluarga pakdhe, kami diantarkan ke stasiun kereta, sebelumnya kami mampir dulu ke warung sate untuk mencicipi sate kambing muda yang katanya paling enak se-purwokerto. dan tepat pukul 20.00 WIB, kereta purwojaya mengantarkan saya dan mas koko kembali ke Jakarta.

salam,

yang sedang belajar Geologi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: