Masa Pensiun di FGMI

Ada hal yang belum sempat aku tuliskan disini, yaitu tentang masa pensiun. Terhitung sejak Januari 2017, aku resmi pensiun dari Forum Geosaintis Muda Indonesia (FGMI), sebuah organisasi yang dirintis sejak tahun 2012 akhirnya sudah bisa mandiri. Dari hanya beranggotakan 8 orang, saat ini sudah berjumlah ratusan orang, dulunya hanya ada di Jakarta, saat ini sudah tersebar di kota-kota besar Indonesia, bahkan Eropa. Jujur, menjadi bagian dari FGMI adalah salah satu pengalaman hidup terbaik yang pernah aku alami.

Serah terima jabatan Bhaskara Aji – Aveliansyah (2015); Aveliansyah – Nurcholis (2017)

Berbeda dengan memimpin organisasi di kampus, di FGMI kita harus belajar mengkoordinir teman-teman yang kadang tidak hanya berbeda tempat tapi juga berbeda waktu. Tantangan lainnya adalah semua pengurus ini punya pekerjaan yang tidak bisa dengan mudah untuk dikorbankan (gak segampang titip absen waktu kuliah dulu). Alhasil, aktivitas kami banyak dilakukan pada saat akhir pekan, tentunya hal ini kadang juga mengorbankan waktu liburan kami.

Salah satu pertanyaan yang paling sering dilemparkan ke kami adalah “apa sih untungnya saya jika bergabung ke FGMI?”. Karena sudah sering mendapat pertanyaan ini, maka aku juga punya jawaban default untuk mereka. “FGMI ini merupakan wadah bagi anak-anak muda yang ingin berkarya bareng, kalo lo punya impian, harapan, dan ide untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik, jangan lo simpen sendiri, gabung kesini dan kita akan wujudkan bareng”.

Passion adalah hal yang menyatukan orang-orang di FGMI, jika tidak punya passion maka akan sulit untuk bertahan disini. Kalau berharap mendapatkan sesuatu yang berwujud fisik atau materi, mungkin kamu harus siap-siap kecewa, karena disini kamu harus berkorban waktu, tenaga, pikiran, dan terkadang juga materi untuk FGMI. Akan tetapi ada banyak hal lain yang didapatkan dan tidak bisa diukur dengan uang sekalipun, yaitu persahabatan, jejaring, ilmu (teknis dan non teknis) kebermanfaatan untuk orang lain, kepuasan atas karya yang diapresiasi, dan hal-hal positif lain yang nantinya baru akan kamu sadari di masa depan bahwa hal tersebut terwujud karena apa yang sudah kamu kerjakan di FGMI.

Berkarya di FGMI bukan menjadi sebuah kewajiban apalagi beban, namun ini sudah menjadi sebuah kebutuhan untuk mengasah diri menjadi pribadi yang lebih baik. Dan pada akhirnya, dari FGMI pula aku belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya datang dari apa yang kita dapatkan, akan tetapi juga dari apa yang kita berikan.

Sukses terus untuk FGMI!

salam,

yang sedang belajar Geologi

Advertisements

2 Responses to Masa Pensiun di FGMI

  1. Redho Akbar says:

    Selamat bang atas kesuksesan 2 tahun perjuangan di FGMI. FGMI (SM-IAGI) mungkin berkata selamat jalan, namun di sebrang sana IAGI berkata “selamat datang”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: