Terimakasih Go-Jek

Seharusnya weekend ini ada banyak hal yang ingin aku kerjakan, sabtu pagi aku mulai hari dengan bersih-bersih rumah, nyuci-nyuci kendaraan, menyiram tanaman, dan hal kotor dan berkeringat lainnya. Setelah semua urusan rumah tangga selesai, tibalah saatnya bersih-bersih badan. Meskipun sudah jam 11 siang, akan tetapi aku masih merasa air ini terlalu dingin, dan dingin ini semakin menjadi-jadi setelahnya, ditambah sakit kepala pula.

Awalnya aku masih berniat keluar rumah, akan tetapi kepala semakin berat dan badan makin menggigil, sehingga aku putuskan untuk rebahan dikamar sejenak. 1 jam berlalu tapi tidak kunjung membaik, 2 jam berlalu malah semakin pusing, fixed berarti aku jatuh sakit!. Alhasil aku memesan makan siang menggunakan aplikasi Go-food supaya perut tetap terisi meski sedang sakit. Nasi padang menjadi menu yang kusantap siang itu.

Praktis seharian aku hanya bed rest di kamar, berharap sakit ini hilang terbawa mimpi. Hingga menjelang magrib tiba-tiba ada yang mengetuk pintu, *bukan, itu bukan abang go-jek, tapi itu tetanggaku yang datang*, ternyata tetanggaku lagi pesta pizza dan membagikannya denganku, aaah.. lepas sudah makan malam kali ini.

Setelah menyantap pizza, kembali aku bed rest, akan tetapi tidur tak pernah tenang, satu jam sekali terbangun, gelisah. Aku hanya banyak-banyak minum air putih saja berharap suhu tubuh jadi turun karenanya. Sampai akhirnya hari minggu-pun tiba, dan aku harus segera berobat.

kudengar Go-jek ada aplikasi Go-Med untuk membeli obat, langsunglah kucoba untuk membeli  obat generik sakit kepala. Menjelang siang aku memesan aplikasi Go-Massage, berharap peredaran darah menjadi lancar setelah dipijat, dan cukup puas dengan layanan tukang pijatnya, profesional! Dan hari minggu malam ini kututup dengan kembali memesan layanan Go-Food untuk makan malam, dan sepertinya badan menjadi sudah agak mendingan, semoga besok pagi sudah fit untuk kembali bekerja.

Kesimpulannya, Go-Jek ini memang an ojek for every need deh! untuk kondisi orang yang tinggal sendiri dan sedang dalam kondisi tidak fit, gojek mampu menghadirkan kebutuhan kita ke rumah secara langsung hanya dengan bantuan jempol. Harapanku, kedepannya untuk kondisi kritis, mungkin gojek bisa bikin Go-Doctor untuk bisa menghadirkan dokter ke rumah-rumah, atau Go-Ambulance.

salam,

yang sedang belajar Geologi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: