Tambah Tua

Ketika aku sedang berada di rental play station (PS) dan bertanding winning eleven dengan temanku, rasanya waktu begitu cepat berlalu, baru 4 kali bertanding eehh waktunya habis, lalu kurogoh kembali uang Rp.4,000,- untuk menambah waktu bermain 1 jam agar aku bisa (sedikit) puas bermain PS dengan temanku tersebut. Beda rasanya ketika aku berada di dalam kelas fisika, mendengarkan Pak Guru yang tidak jelas menerangkan beragam rumus yang memusingkan kepala, ngantuk rasanya, dan 2 jam terasa begitu lama.

Itu adalah kisahku saat duduk di bangku SMP, sebuah jenjang pendidikan yang kuimpikan sejak SD (yaiyalah!). 3 tahun sekolah di SMP itu terasa lamaaa sekali, itu pula yang aku rasakan ketika aku masuk SMA, apalagi kalau sudah masuk musim ujian sekolah, bumi rasanya lamban sekali berputar. Selepas dari sistem pendidikan membosankan yang aku jalani, akhirnya aku menemukan keseruan saat kuliah. Aktivitas kuliah begitu dinamis, tidak terkukung di dalam ruang kelas, sering kali aku kuliah di tepi sungai, di puncak gunung, di pantai, dan bentang alam lainnya. Aku juga tidak perlu lagi mengenakan seragam, tidak perlu mengenakan sepatu hitam, tidak perlu upacara setiap hari senin, bebas memanjangkan rambut, sehingga aktivitas kuliah selama 4 tahun terasa begitu cepat.

Jika dalam keadaan senang maka waktu akan terasa cepat berlalu, dan jika dalam keadaan bosan maka waktu berjalan begitu lambat.

5 September 2015 untuk ke 27 kalinya aku merayakan memperingati hari ulang tahun. Dari 27 kali peringatan ultah tersebut, tidak semuanya kuingat, aku tidak ingat apa yang aku lakukan pada perayaan ultahku yang ke-1, begitu juga dengan yang ke-2. Samar-samar aku mengingat di ultahku yang ke-5, aku merayakannya bersama anak-anak kecil (aku juga anak kecil pada masa itu) di lingkungan tempat tinggalku, perayaan tersebut dinamakan dengan istilah “umang umang (?)”, bahasa sederhananya adalah “makan nasi kuning bersama”. Ada lagi perayaan yang kuingat, yaitu pada peringatan ultahku yang ke-20. Saat itu semua staf-ku di Himpunan Mahasiswa (HM) bersekongkol untuk mengerjaiku, sekretaris dan bendahara jadi lakon utamanya, mereka acting sedang ribut (sampe nangis segala), aku panik sekaligus bingung, lalu kemudian datanglah kue tart beserta boneka beruang yang disambut nyanyian happy birthday oleh semua pengurus HM, aku terharu, untung aku dicebur-kan di kolam lele sehingga air mataku tersamarkan (rada melow goeslow nih).

Hari ini adalah tahun ke-5 ku merantau ke ibu kota, dan sudah merayakan 5 kali ulang tahun di sini, rasanya baru kemarin aku menulis di blog tentang perayaan ulang tahun ke-26 disini: https://aveliansyah.wordpress.com/2014/09/05/the-day-of-reflection/ , eeeh sekarang sudah ulang tahun lagi aja, alhamdulillah itu tandanya aku menjalani hidup dengan kegembiraan.

Tambah tua!

Salam,

Yang sedang belajar Geologi

3 Responses to Tambah Tua

  1. Afdil says:

    selamat ulang tahun kak

  2. 6 september ini juga istimewa buat saya dan suami… hehe.. barakallahu fi umrik yo vel…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: