Catatan Perjalanan: Jawa Timur

Perjalanan ini aku mulai dari Kebumen, dimana pada tanggal 15 Agustus 2015 kedua sahabatku menikah. Rizky Ahdia yang merupakan rekan kerjaku di kantor, menikah dengan Setian Hakiimi, teman kuliah ku selama di Semarang, tentu momen kebahagiaan mereka berdua tidak boleh aku lewatkan.

IMG-20150814-WA0019

Tiba di Stasiun Kebumen bersama teman-teman kantor

????????????????????????????????????

Berfoto bersama pasangan pengantin

Tiba di Kebumen Jumat siang, kemudian sabtu malam aku sudah berada di kereta menuju Surabaya untuk menghadiri pernikahan sahabatku, Habib Krisna Wijaya. Minggu pagi, 16 Agustus 2016, aku sudah tiba di Surabaya lalu bergegas mandi agar tidak ketinggalan akad nikah sahabatku itu. Setelah menyaksikan akad nikah Habib, pukul 10.00 WIB tiga orang mahasiswa ITS sudah menungguku di depan penginapan, hari itu aku memang ada janji untuk memberikan kuliah tamu di kampus Geofisika ITS.

Kuliah Basement Fractured Reservoir di ITS

Siang itu, kampus ITS begitu sepi, tidak banyak orang yang terlihat berlalu lalang di dalam kampus tersebut. “Kampus sedang libur bang, baru masuk September besok, jadi sepi gini kampusnya” kata Farhan, salah seorang mahasiswa ITS yang menjemputku.

“Libur semester, hari Minggu pula, mana ada mahasiswa yang mau datang untuk belajar”, kataku dalam hati. Akan tetapi ketika sudah tiba di ruang kuliah, ternyata  cukup ramai mahasiswa yang hadir, mungkin sekitar 25-30 mahasiswa.

Judul kuliah yang mereka minta untuk aku bawakan pada hari itu adalah “basement fractured reservoir”, tema ini memang jarang mereka dapatkan sehingga aku bermaksud untuk menceritakan konsep dasar mengenai unconventional reservoir ini. Setelah 2.5 jam bercerita dan berdiskusi, maka kuliah-pun aku sudahi, karena sejak 30 menit yang lalu mahasiswa ITATS menungguku di parkiran kampus.

2015816104306

Kedatangan perdana di kampus ITS

2015819114001

Mendapatkan plakat unik dari panitia SM IAGI ITS

Kuliah Petroleum Geochemistry di ITATS

Seminggu yang lalu, aku mendapat email dari Ibu Jusfarida (Ketua Jurusan Teknik Geologi ITATS) yang menyampaikan bahwa kampus ITATS ingin mendirikan organisasi SM IAGI (sebuah organisasi kemahasiswaan yang dikelola oleh FGMI). Dikarenakan aku berencana untuk ke Surabaya, maka sekalian saja aku kunjungi kampus tersebut, sekaligus memberikan kuliah tamu disana.

Tema yang aku bawakan hari itu adalah Petroleum Geochemistry, yang bagi beberapa kampus (termasuk kampusku dulu) tema ini jarang dibahas di bangku perkuliahan. Meneruskan apa yang disampaikan oleh salah satu guru belajarku (Awang Harun Satyana), bahwa di dalam industri migas, aspek penting lain yang harus dikuasai selain Geologi dan Geofisika adalah aspek Geokimia, sehingga istilah GnG harus mulai digantikan dengan 3G.

Setelah kuliah selesai, aku diajak jalan-jalan oleh Ibu Jusfarida dan beberapa mahasiswa untuk mengunjungi booth Geologi ITATS yang sedang mengikuti pameran batu akik di salah satu Mall besar di Surabaya. Ibu Jusfarida bercerita bahwa untuk kesekian kali-nya kampus geologi ITATS diundang untuk mengisi booth di pameran batu akik. Booth tersebut melayani deskripsi batu akik sekaligus memberikan hasil analisis/deskripsi mereka dalam bentuk kartu, jika batu akik sudah memiliki kartu ini, maka biasanya harga jualnya menjadi lebih tinggi, karena kadar keasliannya sudah diuji.

Sebelum pulang aku dihadiahi kalsedon cantik oleh Ibu Jusfarida sebagai kenang-kenangan pernah mengunjungi kampus ITATS.

2015825191149

Plakat batu kalsedon cantik dari ITATS

Trip ke Batu, Malang.

Ya benar, sampai sore itu aku belum sempat istirahat. Malam harinya, aku beserta 4 orang teman kondangan-ku (Fahmi, Indah, Ichi, dan Najmi) langsung berangkat menuju salah satu kota indah di Jawa Timur, yaitu Malang. Perjalanan santai pun kami nikmati malam itu, sambil beberapa kali berhenti, melemaskan otot-otot sambil meneguk kopi agar mataku tetap terjaga, sehingga tetap aman berkendara membawa teman-temanku di mobil.

Tiba di Malang dinihari, lalu nongkrong di angkringan sambil bekelakar bersama teman-teman Forum Indonesia Muda region Malang. Keesokan paginya, badanku terasa cukup segar meski hanya tidur 4 jam saja, lalu segera kami menuju kota wisata Batu untuk berwisata di sana.

20150823175810

Dinner bareng teman-teman Forum Indonesia Muda region Malang

Banyaknya arena wisata di Batu tentu saja tidak bisa kami habiskan dalam 1 hari, sehingga kami hanya memilih 2 objek wisata saja untuk dikunjungi hari itu. Aku, Ichi, dan Shelly (adik sepupuku) memutuskan untuk mengunjungi EcoPark, sedangkan Fahmi, Indah, dan Najmi lebih memilih wahana Jatim Park-1. Pukul 15.00 WITA kami berkumpul di destinasi akhir, yaitu museum angkut.

Picture1

Ecopark

Picture2

Museum Angkut

6 hari di perjalanan yang meskipun melelahkan tetapi terbayarkan dengan semua keceriaan dan silaturahmi yang bisa terjalin. Di hari terakhir, kami sempat nekat mencari Bebek Sinjay yang letaknya di pulau Madura, sembari mencoba jembatan suramadu kami berkejaran dengan waktu agar tidak ketinggalan kereta pulang pada sore harinya, dan Alhamdulillah kami berhasil melakukkannya.

Salam,

Yang sedang belajar Geologi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: