Estimating is Serious Business

Oke, pertanyaan terakhir. Coba berikan saya alasan, kenapa saya harus menerima kamu di perusahaan ini?

Tidak terasa 5 menit pun terlewati, dan sudah lebih dari 5 jawaban yang saya lemparkan akan tetapi masih belum juga memuaskan exploration manager tersebut. Sampai akhirnya saya ingat nasihat dari salah seorang sepuh geologist, lalu saya sampaikan kembali kalimat sakti tersebut.

Minimize the risks, narrow down the option. Saya bisa membantu perusahaan bapak untuk meminimalkan resiko, mengurangi ketidakpastian, sehingga memudahkan bapak untuk mengambil keputusan.

Naah itu jawaban yang saya cari!

Cerita diatas adalah sepenggal kisah tentang pengalaman salah seorang teman yang melakukan interview di suatu perusahaan migas, khususnya di divisi eksplorasi.

Geosaintis bermain dengan sesuatu yang tidak tampak, mengira-ngira keterdapatan sumberdaya yang berada ratusan meter jauhnya dibawah sana. Mereka bekerja dalam bisnis yang penuh dengan resiko dan ketidakpastian

Perusahaan migas contohnya, memiliki risiko yang tinggi, membutuhkan modal yang besar, dan  menginginkan pengembalian keuntungan yang lebih besar. Risiko dari pengusahaan migas dapat dibagi menjadi risiko eksplorasi, teknologi, pasar, dan kebijaksanaan.

  • Risiko eksplorasi berkaitan dengan dry hole dan tidak menemukan cadangan baru.
  • Risiko teknologi berkaitan dengan kemungkinan biaya eksplorasi maupun pengembangan yang lebih mahal dari yang diperkirakan semula.
  • Risiko pasar berkaitan dengan kemungkinan perubahan harga.
  • Risiko negara berkaitan dengan politik, hukum, keamanan, KKN dan lain-lain.

Selain menghadapi resiko yang tinggi, geosaintis juga berhadapan dengan ketidakpastian yang tinggi pula. Menemukan minyak dan gas saja tidak cukup, geosaintis harus memastikan bahwa temuan tersebut ekonomis untuk dikembangkan, it’s easy to find oil, but it’s much harder to make money (M.Downey)!

Francis Harper (1999) dalam penelitiannya terhadap global deep water target, disimpulkan bahwa hampir semua perusahaan eksplorasi di seluruh dunia melakukan overestimating terhadap volumetric sumberdaya/ cadangan temuan mereka, bahkan akurasi prediksi mereka hanya 45%!

Estimating is serious business! Geosaintis dan Engineer telah melalui berbagai pendidikan formal dan belajar tentang matematika, fisika, dan metoda santifik lainnya, akan tetapi tidak banyak yang mempelajari tentang effective estimating.

we are all taught what is known, but we rarely learn about what is not known, and we almost never learn about the unknowable (Gomory, 1995)

math_estimate

salam,

yang sedang belajar GEOLOGI

2 Responses to Estimating is Serious Business

  1. tulisan yang singkat tapi pada informasi, ini bisa jadi salah satu tips bagi teman-teman mahasiswa yang mungkin akan segera berhadapan dengan dunia kerja… nice share mas avel…🙂

  2. rizki says:

    blognya keren banget mas. banyak tulisan yang memotivasi dan banyak ngasih gambaran tentang kehidupan mahasiswa dan pekerjaan geologi. tapi bahasanya tetep nyantai jadi gak bosen bacanya. lanjutkan mas (y)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: