Malang (tidak) Berarti Sedih

13 September 2013, akhirnya saya berhasil mencoret Malang dari list kota-kota yang harus saya kunjungi.

Jumat siang pesawat saya tiba di bandara Abdul Rachman Saleh, dibandara yang cukup sederhana tersebut telah menunggu dua orang mahasiswa di depan pintu keluar bandara, mereka sudah siap mengantarkan saya ke penginapan. Hotel Pelangi yang terletak di sekitaran alun-alun kota Malang menjadi pilihan saya untuk bermalam, saya ingin menikmati suasana di pusat kota Malang.

Adzan berkumandang, dan saya segera berbaur dengan kerumunan orang berbaju putih yang berjalan menuju sumber suara adzan tersebut, yaitu Masjid Agung. Masjid ini hanya berjarak 50 meter dari hotel tempat saya menginap, tepatnya di bagian barat alun-alun kota Malang.

malang 1

 

Kuliner Kota Malang

Bakso! itu adalah kata yang muncul di kepala saya ketika berbicara soal kota malang, bakso malang ini sudah melegenda dan sangat mudah dijumpai di seluruh penjuru nusantara, tentu saja saya tidak mau melewatkan kesempatan untuk mencicipi bakso malang live in malang.

Ternyata malang tidak hanya soal bakso, ada kuliner lezat lain yang wajib dicicipi jika mampir ke kota malang, bahkan ada salah satu kuliner yang jika saya tidak mencicipinya berarti saya tidak sah datang ke malang. Tapi karena waktu saya yang terbatas, tentu saja tidak semua tempat kuliner dapat saya kunjungi, saya hanya mengunjungi toko es krim “OEN” yang sudah ada sejak tahun 1930. Masuk ke toko ini seperti kembali ke jaman peperangan, properti yang antik, lukisan-lukisan tempoe dulu, membuat saya bernostalgia ke masa muda dulu. Tulisan di toko OEN ini juga masih menggunakan bahasa belanda, hanya saja para pengunjunggnya rata-rata orang china, bukan orang belanda hehe.. Hati-hati juga dalam memilih menu, pastikan anda bertanya menu yang 100% halal tanpa alkohol.

oen
Malang juga punya tempat nongkrong asik di malam hari, yaitu di alun-alun kota batu. Disini ada nasi ketan beraneka rasa yang menjadi menu wajib para wisatawan yang berkunjung ke alun-alun kota batu malang. “Kalo mas avel belum nyobain ketan disini, mas avel belum sah datang ke malang” begitu kata salah satu teman mahasiswa yang menemani saya wisata kuliner di kota batu, malang. saya sendiri rada enggan makan disana, karena antriannya panjang sekali, tapi temen-temen mahasiswa meyakinkan bahwa sampai nanti toko itu tutup, antrian tetap saja panjang, akhirnya saya memutuskan untuk masuk ke dalam antrian demi mencicipi ketan kota batu yang legendaris itu.

hmm.. disamping harganya yang murah, ketan ini memang sangat lezat, cemilan yang pas untuk bersantai dan bercengkrama dengan teman-teman, ditemani oleh susu madu jahe yang menghangatkan.

ketan

Gerakan Mengajar

Sebenarnya tujuan utama saya datang ke kota malang bukan untuk berwisata, akan tetapi untuk memenuhi undangan dari AAPG (american association petroleum geologist) student chapter Universitas Brawijaya Malang, dan yang menjadi tuan rumahnya adalah mahasiswa geofisika unibraw. Saya pribadi sangat suka mengajar, bukan karena saya pintar atau tau banyak hal, akan tetapi karena saya suka berbagi (walaupun sedikit) ilmu yang saya tahu agar bisa bermanfaat buat orang lain. Mengajar juga merupakan bagian dari proses belajar saya, karena proses belajar yang saya lakukan dari dulu hingga sekarang adalah “melihat-mendengarkan-mencatat/menulis-melakukan-dan mengamalkannya/mengajarkan”.

Sabtu, 14 september 2013, tepat pukul 09.00 saya tiba di kampus geofisika unibraw dan bersiap untuk memulai acara kuliah umum yang bertemakan “basic concept of exploration process in oil and gas industry” tersebut. Setelah acara dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan sambutan dari pak dosen, akhirnya tibalah giliran saya untuk memulai acara diskusi.

Saya sendiri membawa bendera FGMI (Forum Geosaintis Muda Indonesia), organisasi tempat saya bernaung. FGMI sendiri memiliki visi untuk menguatkan kompetensi dan karakter geosaintis muda indonesia, atas dasar itulah saya selalu mengawali kuliah saya dengan memberikan gambaran terkini tentang kondisi indonesia, dan peran apa yang sedang kita mainkan di dalamnya. Ini penting untuk adik-adik mahasiswa agar mereka aware dengan kondisi negaranya sendiri, dan tidak tutup mata dengan hanya belajar bagaimana cara mencari minyakbumi saja.

Setelah 15 menit diskusi kebangsaan selesai kami lakukan, barulah saya ajak mereka untuk masuk ke dalam sisi teknis bagaimana proses mencari minyak dan gas bumi. Sederhananya, saya hanya menjabarkan 4 proses yang harus dilakukan dalam eksplorasi di industri migas, yaitu akuisisi data, interpretasi data, drilling (pemboran), dan terakhir adalah evaluasi. Saya gambarkan 4 siklus tersebut dalam konsep mind mapping dengan harapan mereka bisa dengan mudah mengingat proses-proses tersebut di dalam pikiran mereka.

ngajar

Tepat pukul 15.00 WIB, acara kuliah umum sehari tersebut selesai dilaksanakan, acara ditutup dengan foto bersama dan pemberian oleh-oleh/ kenang-kenangan dari panitia. Selesai acara, saya langsung diajak ke lokasi wisata yang super keren! namanya BNS (Batu Night Spectaculer), dan karena besok siang saya sudah harus pulang kembali ke jakarta, maka saya masih hutang untuk mengunjungi Batu Secret Zoo yang katanya juga super keren! Itu saja dulu cerita saya tentang malang, terimakasih untuk temen-temen mahasiswa yang udah nemenin saya jalan-jalan selama 3 hari di Malang, kalian keren banget! saya tidak akan melupakan keceriaan saya bersama kalian semua di kota malang, sampai jumpa lagi🙂

bns

salam,

yang sedang belajar Geologi

2 Responses to Malang (tidak) Berarti Sedih

  1. Fitri says:

    Salam kenal,sy kesasar d blog Anda.kt pny kesamaan.sy sempat 6thn mjd warga kintelan baru,sy kul d karyadi.zamannya sy(thn 96),jg sedikit sekali anak bengkulu d undip(sy alumni sma 5).sy sempat ga semangat n srg kabur k Yk,kebetulan adik sy kul d ugm n byk anak Bkl d sana.sejujurnya sy tdk begitu happy n kesepian selama d Smg pd thn2 pertama. Oh ya,suami sy jg geologist n senin ini akan mhadiri acara IAGI d sumut. Senang membaca tulisan Anda,mengingatkn ms2 mahasiswa yg penuh tekanan.nice blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: