Merantau Jilid III

Setiap kali pertemuan, maka akan ada perpisahan

Ada perpisahan yang hanya sesaat, ada juga perpisahan untuk selamanya

Jalan masih panjang, maka teruslah kau berjalan, siapa tahu dipenghujung jalan akan ada pertemuan kembali

Menjajaki tempat satu, lalu beralih ke tempat lainnya, begitulah jalan hidup seorang perantauan.

…Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan… (Imam Syafii)

Di bumi raflesia aku dilahirkan, lalu di tanah jawa-lah aku merantau untuk pertama kalinya. Merantau Jilid I ini tidak akan pernah aku lupakan, perantauan pertama yang telah mengukir banyak cerita tentang perjuangan kehidupan. Dari sini aku mulai merasakan bahwa hidupku tidak pernah lepas dari campur tangan Sang Sutradara kehidupan, Ia selalu menepati janji-Nya, untuk selalu mengabulkan permintaan hamba yang meminta.

Merantau Jilid I

4 tahun kemudian, Merantau Jilid II pun dilanjutkan ke ibu kota, meninggalkan keramah-tamahan tanah jawa. Disini aku menemukan jiwa, menemukan banyak guru yang mampu melepas dahagaku akan ilmu pengetahuan dan ilmu kehidupan. Bagaimana aku tidak bahagia jika setiap harinya aku bisa berdiskusi dengan mereka, bekerja sambil belajar sampai larut malam, tidak jarang kami menginap dipadepokan tebet ini. Aku benar-benar menikmati proses ini, aku sangat bersyukur, lagi-lagi Sang Sutradara Kehidupan mendaratkan aku di tempat ini, sehinga aku bisa belajar banyak dari mereka.

Merantau Jilid II

Air menjadi rusak karena diam tertahan, maka dari itu aku harus terus mengalir agar tidak keruh menggenang. Walaupun sangat menikmati proses yang aku alami disini, akan tetapi Sang Sutradara kehidupan mempercepat prosesku untuk menuntut ilmu ditempat yang lain, sehingga Merantau Jilid III, akan segera dimulai di awal tahun baru ini. Janjiku akan terus menghormati guru-guru kehidupanku.

Merantau Jilid III

salam,

yang sedang belajar Geologi

7 Responses to Merantau Jilid III

  1. vini says:

    dimana kah itu?

  2. vini says:

    hebat bgt…
    sukses buat kakak😄

  3. aveliansyah says:

    hay vini,
    terimakasih banyak utk apresiasinya ya..
    merantau jilid III masih disekitaran ibu kota saja, hanya tempat belajarnya yg beda🙂

  4. satria says:

    Waah, keren kali abang yang satu ini. Tak pernah berhenti bergerak!! Mantab😀

  5. nissa says:

    lagi, tulisan yang menginspirasi

  6. rusmita says:

    ada gk geologist perempua yg kerjanya di lapangan?,soalnya saya smk jrsn geologi pertambangan dan ambl s1 geologi…tkt.a prospek krjanya gk bgus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: