Jakarta Diancam Gempa!!

Selama bumi berputar pada porosnya mengitari matahari, maka selama itu pula semua proses alam yang selama ini terjadi, akan terjadi, dan selama itu pula kita akan menyaksikan gempabumi, gunung berapi, tsunami, dan sebagainya.

Baru saja saya membaca status salah seorang teman di FB yang mengutip beberapa pemberitaan bahwa Jakarta akan dilanda gempa hebat 8,7 SR (sebagai perbandingan, gempa aceh 2004 = 9,3 SR dan gempa jogja 2006 = 5,9 SR).

Sedikit curhat, sekaligus mencoba membahas dari sudut pandang yang lain tentang dampak besar jika terjadi gempa besar tersebut di ibukota Jakarta. Saya baru saja menetap lebih kurang 1 bulan di Jakarta Selatan, dan tinggal di kawasan kost-kostan di belakang salah satu Universitas swasta di Jakarta Selatan. Sebelum disini, saya ngekost di semarang, karena saya memang kuliah di Universitas Diponegoro. Jujur, saya mengalami sedikit culture shock, karena suasana kost-kostan di Semarang dan di Jakarta adalah sangat jauh berbeda. Gang (jalan sempit) yang ada di semarang masih bisa dilalui oleh mobil, sedangkan di jakarta, saya harus nempel didinding dulu (seperti spiderman) jika ada motor yang melintas. Selain itu, bangunan di daerah kost-kostan saya sekarang dibangun vertikal keatas dengan kontruksi yang cenderung “asal berdiri”. Sama sekali tidak ada space antar rumah, karena dinding-dinding mereka nempel.

Gambar perumahan semerawut di Jakarta (sumber : Google.com)

Pemuda yang mati sebelum mengabdi

beri aku 1000 orang, maka akan aku pindahkan gunung, dan beri aku 10 orang pemuda, maka akan kuguncangkan dunia” begitu kata Presiden Soekarno yang menggambarkan begitu berharganya kaum pemuda dalam membangun bangsa. Mungkin judul diatas sedikit berlebihan, tapi hal ini akan benar-benar terjadi jika saja gempa besar tersebut meluluhlantakkan kota jakarta. Menurut GeoHazards International’s study of ‘Cities Vulnerable to Earthquake’ , Jakarta termasuk kedalam 10 kota yang paling tinggi resiko gempanya, karena kota ini merupakan salah satu kota terpadat di dunia.

Istilah bencana baru bisa muncul jika peristiwa tersebut telah menimbulkan korban fisik, materi, dan psikis. 

Pemuda terdidik akan menimba ilmu setinggi mungkin, dan mereka biasanya tersebar di berbagai kampus negeri dan swasta di Jakarta ini. Tentu saja mereka akan tinggal tidak jauh dari kampus mereka, sehingga kawasan di sekitar kampus biasanya akan berubah menjadi kawasan kost-kostan.

Bayangkan saja jika gempa tersebut terjadi di malam hari, ketika para pemuda tersebut sedang lelap tertidur, maka mereka tidak akan siap untuk menyelamatkan diri. Untuk bangunan yang dibangun dengan kontruksi yang asal-asalan, mereka tidak punya kesempatan untuk keluar rumah, karena rumah kost mereka keburu hancur, sedangkan Jika bangunan kost mereka kuat, maka mereka punya kesempatan untuk bertahan menyelamatkan diri, akan tetapi mereka mau menyelamatkan diri kemana? tidak ada jalur evakuasi gempa untuk mereka berlindung, sehingga berdiam di rumah atau pun keluar rumah itu sama berbahayanya.

Mengerikan sekali jika para mahasiswa yang sejatinya merupakan aset berharga suatu bangsa, harus mati tertimpa bangunan kost-kostan mereka ketika gempa tersebut terjadi.

Angan-Anganku

sengaja saya tulis sub judul seperti itu, karena rasanya hampir tidak mungkin angan-angan ini bisa terwujud di kota Jakarta ini.

1. Jalur evakuasi gempa

Setidaknya kawasan permukiman padat menyisihkan sebagian lahan mereka untuk membuat lapangan yang bisa dijadikan tempat evakuasi ketika bencana alam terjadi. Tempat tersebut juga bisa digunakan anak-anak bermain sepakbola, sehingga bisa saja lahir “messi-messi” baru dari lapangan itu😀

Dulu sewaktu masih tinggal di bengkulu, kalau ingin bermain bola saya hanya perlu pergi ke belakang rumah, disana saya dan teman-teman bisa bermain bola gratis, sedangkan di kota besar ini, saya harus merogoh kocek Rp.100.000,- per jam untuk menyewa lapangan Futsal.

2.  Penertiban RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah)

Saya yakin, banyak sekali pelanggaran RTRW di wilayah Jakarta ini, mulai dari jarak antar bangunan, ruang hijau, halaman, daerah resapan, dan masih banyak lagi. Hal tersebut tentu saja akan membuat Jakarta semakin semerawut. Dengan penataan ruang yang seperti sekarang ini, maka sulit rasanya Jakarta bisa berdamai dengan bencana alam.

3. Pemindahan Ibu Kota Jakarta

Jakarta sebagai pusat perputaran keuangan nasional, bak ladang gula yang dikerubungi oleh semut, semua berdatangan ke kota ini, sehingga kepadatan penduduk tidak dapat dihindari. Kemacetan, penataan ruang yang amburadul, kejahatan, dan banjir, merupakan dampak dari kepadatan penduduk tersebut. Pembangunan di Indonesia sangat tidak merata, dengan berpindahnya Ibu kota Jakarta ke suatu tempat, setidaknya Jakarta bisa berbenah kembali.

Kalimantan mungkin menjadi tempat paling ideal, karena dari segi kebencanaan, wilayah ini relatif lebih aman dibandingkan dengan pulau-pulau yang lain. Relatif aman bukan berarti bebas dari bencana, penataan ruang yang tidak berdampingan dengan lingkungan pasti akan menimbulkan kewaspadaan baru.

Penerapan Rencana Tata Ruang harus berlandaskan mitigasi. Mari seriuskan mitigasi sejak dini😀

8 Responses to Jakarta Diancam Gempa!!

  1. Inesss says:

    kak aveelllll…..

  2. Yo know who I am says:

    Bencana adalah kejadian alam yang memakan korban, baik secara fisik, materi, maupun psikis. Jadi tidak heran resiko bencana di Jakarta sangat tinggi. Tapi yang saya sangat herankan adalah secara geologi tidak diulas apa penyebab gempa itu.

    Mimpi mas avel, adalah mimpi seluruh kalangan di Indonesia. Mudah2an terwujud.

    -teman sekamar IPA ke-34-

    • aveliansyah says:

      bung pasca, gimana kabar kau sekarang? ikutan IPA lagi kah??
      this is just another point of view of Jakarta’s disaster..
      thanks 4 ur comment brur.😀

  3. @aaasriii says:

    Hai vel,
    ni aku juga nemu link ttg beritanya dari detik.com

    1. Wah! Jakarta Punya Potensi Gempa 8,7 SR

    2. Selain Jakarta, Sumatera dan Bandung Juga Diprediksi Gempa 8 SR

    Sungguh menggelitik bukan?😀

    Wonder why I do not notice what geologists say on that news. Unfortunately.

  4. doni says:

    artikelnya sungguh menarik.
    informasinya sangat bermanfaat.
    dimanapun kita berada harus waspada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: