Ada Apa dengan Geothermal???

Kebutuhan energi di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Jumlah penduduk yang terus meningkat dari tahun ke tahun berdampak pada kebutuhan akan sumber energi yang juga terus meningkat. Menurut data IPCC and Indonesia’s First Communication Report bahan bakar pembangkit tenaga listrik di Indonesia adalah, minyakbumi 20,6%, Batubara 32,7%, Gas alam 32,7% dan Geothermal 3%. Dari persentase diatas, dapat dilihat bahwa pemanfaatan energi panasbumi masih sangat kecil.

Dengan jumlah penduduk yang lebih dari 220 juta orang (peringkat 4 dunia), maka konsumsi terhadap sumber daya energi seperti minyakbumi semakin besar, sedangkan cadangan minyakbumi Indonesia sudah sangat kritis, bahkan mengimport 30% minyakbumi dari negara lain. Berdasarkan kondisi tersebut, maka kita harus menggalakkan pemanfaatan energi alternatif selain minyakbumi yang sumbernya banyak tersedia di Indonesia, namun pemanfaatannya masih sangat sedikit, yaitu energi panasbumi.

Energi Panasbumi (Geothermal Energy) adalah suatu energi alami dari dalam bumi yang merupakan hasil interaksi antara panas dari batuan bumi dan air di sekitarnya. Keberadaan sistem panasbumi pada umumnya berkaitan dengan kegiatan vulkanik, yaitu pada daerah busur volkanik dari sistem lempeng tektonik.

Krisis energi sekarang ini telah membuka mata kita bahwa dibutuhkan diversivikasi energi untuk mengurangi ketergantungan kita terhadap minyakbumi. Salah satunya dengan energi alternatif seperti geothermal. Bayangkan jika semua kebutuhan listrik dalam negeri dipasok dari PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi), maka hal ini akan sangat menghemat minyakbumi. Coba perhatikan hitung-hitungan berikut :

  • Konsumsi BBM untuk pembangkit listrik di tahun 2005 sebesar 9.223.576.000 liter atau setara 58.046.419 barel (Sumber :DESDM, 2005)
  • Sedangkan cadangan geothermal setara dengan 11 milyar barel
  • Geothermal cukup untuk memasok listrik di Indonesia selama 190 tahun

Saya pikir ada 6 alasan mengapa energi panasbumi tersebut harus dikembangkan di Indonesia, yaitu :

1.   Potensi Geothermal Indonesia Sangat Besar

Indonesia merupakan negara dengan jumlah potensi sumberdaya energi panasbumi terbesar didunia, dengan memiliki 40% cadangan panasbumi dunia, yaitu 27.189 MW atau setara dengan 11 milyar barel.

2.   Mengurangi Ketergantungan Terhadap Minyakbumi

Dapat menghemat BBM sebesar 58.046.419 barel per tahun

3.   Energi yang Bersih dan Ramah Lingkungan

Menurut IPCC and Indonesia’s First Communication Report, dibandingkan dengan batubara, minyakbumi dan gas, maka geothermal memiliki CO2 Emmision terkecil, yaitu dibawah 200 Kg/ MWh.

4.   Energi Berkelanjutan (Suistainable Energy)

Fluida panasbumi diambil dari dalam bumi, kemudian dimasukkan ke separator, setelah energi uapnya diambil, maka sisa fluida panasbumi tersebut di masukkan kembali kedalam bumi, sehingga tidak ada limbah dan mempunyai siklus yang berkelanjutan.

5.   Lahan Produksi yang Tidak Terlalu Luas

Untuk Pembangkit Listrik Energi Panasbumi (PLTP) hanya membutuhkan area seluas 0,4 – 3,2 hektar per MW, sebagai perbandingan, pada proses produksi batubara diperlukan lahan seluas 7,7 hektar per MW.

6. Geothermal dapat dimanfaatkan menggunakan unit pembangkit kecil  untuk keperluan listrik pedesaan pada daerah terpencil

Banyak daerah terpencil di Indonesia yang belum mendapat pasokan listrik dari PLN. Dengan pembangkit listrik tenaga panasbumi, hal tersebut bisa diatasi dengan membangun unit pembangkit kepala sumur (well head generating unit). Unit pembangkit kepala sumur kapasitasnya dapat disesuaikan dengan kemampuan produksi sumur, yaitu 2MWe, 5MWe, 10MWe, 15MWe dan 20MWe.

Dengan berbagai alasan diatas, maka sudah seharusnya pemerintah meningkatkan pemanfaatan energi panasbumi tersebut, karena selama ini indonesia baru memanfaatkan energi panasbumi sebesar 807 MW saja, padahal masih ada 2.000 MW lagi yang belum dimanfaatkan. Jika pemanfaatannya bisa ditingkatkan mencapai 6.000 MW pada tahun 2020, maka saya percaya bahwa Indonesia akan menjadi center of excelence panasbumi dunia.

By : Aveliansyah

Teknik Geologi 2006

Refference :

Aveliansyah, 2007. Energi Panasbumi sebagai Solusi Permasalahan Krisis Energi di Indonesia. Semarang : Teknik Geologi UNDIP

Dwikorianto dan Ciptadi, 2006. Eksplorasi, Eksploitasi dan Pengembangan Panasbumi di Indonesia, Seminar Nasional UNDIP

Saptaji, Neni, 2004, Sumberdaya Panasbumi : Energi Andalan yang Masih Tertinggalkan, Retrieved on December 2007 from http://www.djlpe.esdm.go.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: