Revitalisasi Peran Mahasiswa sebagai Solusi terhadap Permasalahan Bangsa

Dalam rangka menyaingi blog geologi punya teman sayaa, maka mulai sekarang saya akan kembali menulis hal-hal yang berbau geologi… tujuannya agar jumlah pengunjung blog saya melebihi punya temen saya (rizqi syawal), hahaha…

23 November 2007, saya mendapatkan materi tentang “Revitalisasi Peran Mahasiswa sebagai Solusi terhadap Permasalahan Bangsa.” Dari seorang guru besar, kebanggaan fakultas teknik UNDIP, Prof. Eko Budiharjo. Msc, disitu beliau mengatakan bahwa mahasiswa adalah pelopor perubahan, sumpah pemuda (1928), Proklamasi (1945), Orde Baru (1966), Orde Reformasi (1998) adalah bukti kekuatan para pemuda Indonesia.

Memasuki millennium III, masalah yang terjadi di Indonesia adalah KKN, keserakahan, kapitalisme, lunturnya harga diri bangsa dan lack of leadership. Akan tetapi yang menarik dari pembahasan beliau adalah tentang peran strategis mahasiswa pada millennium III.

Pertama dari system tata ruang kota, kita bisa menjadi pioneer dalam pengembangan kota tropis, di bidang arsitektur kita bisa mengembangkan pola arsitektur yang bersifat tradisional, karena itu akan meperkuat kebudayaan kita. Dalam bidang ekonomi, kita bisa mengembangkan ekonomi syariah dan terakhir yaitu dalam bidang kedokteran, kita bisa mengembangkan obat-obatan tradisional, sehingga inilah peran strategis yang harus dicapai dalam menghadapi millennium III.

Akan tetapi yang masih belum dibahas oleh prof eko adalah tentang peran strategis dalam bidang energi. Berikut saya sampaikan beberapa peran strategis energi dalam menghadapi millennium III :

Potensi MIGAS

Terdapat 60 cekungan yang kemungkinan mengandung hidrokarbon. Dari 60 cekungan tersebut terdapat 36 cekungan yang telah dieksplorasi. Dari 36 cekungan tersebut 14 cekungan telah mulai berproduksi, 7 telah terbukti mengandung hidrokarbon tetapi belum berproduksi, dan 15 cekungan belum menampakkan tandatanda adanya minyak. Cadangan terbukti minyak bumi Indonesia per Januari 1997 adalah sebesar 9,0919 milyar barrel. Pada 1 Januari 1997 cadangan gas sebesar  37.793,6 BSCF dengan rincian cadangan terbukti sebesar 76.171,8 BSCF dan cadangan potensi sebesar potencial sebesar 61.621,8 BSCF. Jika dibandingkan dengan cadangan dunia, cadangan minyak dan gas bumi Indonesia relatif kecil yaitu hanya sekitar 1% dan 2% dari cadangan dunia.

Potensi Sumber Daya Batu bara

Cadangan batu bara yang dimiliki Indonesia hingga Januari 1996 tercatat 5,31 milyar ton reserve dan 36,34 milyar tonresource, yang tersebar di pulau Sumatera (67,4%), Kalimantan (32,2%), Jawa, Sulawesi dan Irian Jaya. Sebagian besar batu bara Indonesia berupa lignit (58,6%) yang memiliki nilai bakar yang rendah. Sisanya berupa batu bara subbituminous (26,6%), bituminous (14,8%), dan sedikit antrasit yang ditemukan di Sumatera. Jumlah cadangan baru bara Indonesia hanya 2-3% dari seluruh cadangan batu bara dunia.

Potensi Sumber Daya Uranium

Kegiatan eksplorasi di Indonesia terbatas baru pada identifikasi cebakan secara hipotetik yang masih perlu dibuktikan antara lain melalui pemboran. Sumber daya Uranium yang telah ditemukan di daerah Kalan, Kalimantan Barat adalah sebanyak 12.409 ton. Upaya lebih lanjut di bidang eksplorasi perlu diintensifkan untuk menemukan cadangan uranium yang lebih besar baik di daerah Kalimantan, Sumatera, Sulawesi maupun di Irian Jaya, mengingat secara geologi daerah-daerah tersebut berpotensi mengandung cebakan mineral radioaktif terutama uranium.

Potensi Sumber Daya Air

Pada umumnya potensi tenaga air terdapat di wilayah yang jarang penduduknya, sehingga di wilayah ini permintaan energi listrik sangat kecil dibandingkan dengan kemampuan berskala besar tenaga air yang tersedia. Di pulau Jawa potensi tenaga air sebagian besar sudah dimanfaatkan untuk mendukung penyediaan energi listrik. Potensi tenaga air di Indonesia diperkirakan sebesar 75.624 MW dan yang sudah digunakan sekitar 3.200 MW.

Potensi Tenaga Panasbumi

Sebagai daerah vulkanis, di Indonesia terdapat rangkaian pegunungan berapi mulai dari pulau Sumatera, Jawa, NTB, NTT menuju kepulauan di Laut Banda, Halmahera dan Sulawesi. Berdasarkan penelitian, di sepanjang jalur tersebut terdapat 70 daerah yang berpotensi untuk pengembangan energi panas bumi dengan potensi sebesar 19.658 MW (40% cadangan panasbumi dunia). Sumber daya energi yang lain, misalnya tenaga surya dan tenaga angin juga terdapat di Indonesia, tetapi potensinya relatif kecil jika dikaitkan dengan kegiatan industri Potensi tenaga surya dan tenaga angin pemanfaatannya baru terbatas pada kebutuhan rumah tangga.

naaaahhh.. dengan potensi sumber daya energi yang sebayak itu, seharusnya indonesia tidak boleh pusing dengan krisis energi, kita bisa memenuhi kebutuhan energi dalam negeri kok,, mau energi apa juga ada disini,, air? angin? panas bumi? batubara? CBM? mnyakbumi? gas? uranium? semuanyaa adaa… yg penting diversivikasi energi aja agar tidak terjadi ketergantungan terhadap salah satu sumber energi saja…

JAYA INDONESIA!

HIDUP MAHASISWA!!!

About these ads

2 Responses to Revitalisasi Peran Mahasiswa sebagai Solusi terhadap Permasalahan Bangsa

  1. aku jati says:

    lanjutkan mas!!!
    hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 765 other followers

%d bloggers like this: