ketika mendengar tentang keluhan yg disampaikan sahabatku nisa melalui FB mengenai sikap orang indonesia terhadap mereka, aku langsung menulis ini untuk memberikan beberapa pandanganku terhadap permasalahan ini.
1. permasalahan
masalah yg sedang dbahas adalah : comment miring dan juga kasar terhadap mhs geologi UMS di sebuah album foto di facebook.
2. pandangan avel :
ketika mendengar kabar bahwa kami akan kedatangan teman2 dari geologi malaysia sabah, aku sangat senang karena kami akan memiliki teman dari luar negeri…
tapi….
pada saat itu juga ak bingung, karena mereka adalah warga malaysia..
jujur, akhir2 ini ak sangat marah terhadap NEGARA MALAYSIA, bagaimana tidak :
1. pulau sipadan dan ligitan ku telah dirampas
2. saudara2 ku yang bekerja sebagai TKI disiksa dengan kejam
3. kebudayaan ku diakui, seperti batik, reog ponorogo, lagu rasa sayange, dan masih banyak lagi
4. manohara (khusus untuk ini aku punya padangan lain)
5. dan terakhir yang membuat aku sangat marah adalah kasus ambalat.. pulau nan kaya akan sumberdaya minyakbumi ingin dicuri lagi dari kami…
…
..kemudian aku merenung..
sebagai warga negara indonesia, aku tidak boleh bersikap santai dan cuek terhadap masalah ini, apalagi berpura2 tidak tahu apa2..
akan tetapi sebagai tuan rumah, aku harus melayani dan menghormati tamu, Nabi Muhammad mengajarkan kepada kita untuk menghormati tamu, Nabi Ibrahim telah mencontohkan bagaimana beliau sangat baik memperlakukan tamu..
alangkah malunya aku sebagai umat muslim jika tidak menghormati tamu, padahal para nabi mengajarkan bagaimana kita harus memperlakukan tamu dengan sebaik2nya..
“tapi tamu ini adalah orang malaysia!!!!”
“lalu kenapa? apa bedanya?”
bahkan orang yahudi buta yg selalu menghina nabi Muhammad saja, dibalas dengan perlakuan bijak oleh Nabi, beliau selalu menyuapi yahudi buta tersebut setiap harinya..
maka dari itu aku dan teman2 geologi UNDIP lainnya memutuskan harus menjamu tamu dengan sebaik mungkin, dengan alasan :
1. perintah Nabi
2. mereka adalah tamu
3. mereka mahasiswa yang tidak terlibat terhadap kebijakan yang diambil pemerintah mlaysia
4. kami tidak boleh men generalisir bahwa semua orang malaysia jahat, itu pemikiran yg salah
…
kami memutuskan untuk menyambut mereka dengan sebaik mungkin sesuai dengan kemampuan kami, akan tetapi sebagai warga negara indonesia yang peduli terhadap negaranya maka kami juga tidak boleh “pura2 tidak tahu” terhadap masalah yg sedang terjadi, sehingga yg dilakukan hanya MEMPERKUAT JATI DIRI BANGSA!!!!
sangat tidak bijak ketika kita berlaku konfrontatif terhadap mereka, selama ini kita memang cenderung melupakan identitas bangsa kita, tapi ketika identitas itu dicuri dan diakui orang lain, barulah kita marah.
malaysia memang salah, kita memang marah dengan malaysia!
tapi, khusus untuk kasus kunjungan UMS, kita tidak usah negatie thinking, mereka datang dengan niat baik (InsyaAllah), untuk menunjukkan kebanggaan kita terhadp negara adalah dengan MENUNJUKKAN IDENTITAS BANGSA!!
1. kami berseragam batik, menunjukkan bahwa kami cinta budaya kami, dan inilah pakaian kami…
2. makanan khas jawa, seperti soto, jajanan pasar..
3. sambutan dengan tarian jawa,..
aku pikir hal itu lebih baik dilakukan dibanding kita menghujat mereka…
…
overall, kami sangat senang dengan kunjungan mereka, kampus kami liburkan untuk hari itu, semua mahasiswa undip menyambut dengan senyum, mahasisa geologi ums juga datang dengan baik, ramah, santun dan sopan sehingga kita cepat sekali akrab…
kita berdiskusi, kita bernyanyi, kita menari bersama..
sungguh mengesankan…
malamnya kami makan2 bersama sampai jam 2 dini hari, seakan2 ngantuk nggan datang menghinggapi kami..
kita bertukaran uang..
kami pun sangat rindu dengan nuansa malam keakraban itu..
…
indonesia – malaysia sekarang memang terjadi konflik, akan tetapi aku yakin, jika kedua belah pihak mau untuk saling mengerti, saling berfikir positif, melupakan pengalaman buruk masa lalu, dan berfikir untuk menyongsong hari depan yg lebih baik , maka sudah seharusnya hubungan persaudaraan ini baik kembali.
dan hubungan yg baik itu, hubungan yg saling menghargai itu, telah dimulai oleh kami (mahasiswa geologi undip-mahasiswa geologi ums).
..
salam semut-pun telah menjadi sebuah ikatan persahabatan kami
(ada yg punya fotonya = ketika aku dan hardiansyah salam semut)
…
kita akan terus bersahabat baik kawan, karena dengan izin Allah, maka kita-lah yg akan memperbaiki hubungan antar negara kita kelak
Amin
…


